Tak heran, saya sering memotret pesona matahari ini. Sunrise ataupun sunset. Beruntung, rumah yang tengah dibangun sekarang ini memiliki view yang lumayan bagus untuk memandang pesone matahari saat tenggelam di balik gunung. Memang untuk melihat sunrise, agak susah. Terhalang atap rumah orang lain. Tapi kalau naik lagi ke dak di atap, matahari terbit pun akan terlihat. Saat dulu masih rajin ke gunung pun, yang dikejar adalah suasana sunrise. Banyak hal yang tak terungkapkan saat memandang matahari. Di puncak gunung, di pesisir pantai, di atap rumah, atau tempat lainnya. Pemandangan yang tercipta begitu indah.

Foto ini diambil dari halaman rumah kakak saya, masih di Babakan Sari, sore hari, jelang magrib. Efek yang muncul dari perpaduan sinar matahari sore dengan awan, membentuk nuansa yang luar biasa. Kalau diperhatikan, gulungan awan itu membentuk sosok binatang. Entah harimau tengah loncat, entah kelelawar. Tergantung sudut pandang melihatnya.
No comments:
Post a Comment